Please enable JS

Informasi

Komunal menyediakan platform melalui portal web dan aplikasi mobile Komunal dimana anggota Komunal dapat mengajukan pinjaman dan melakukan pendanaan pada setiap proyek pinjaman yang telah diseleksi secara ketat oleh tim Komunal. Platform Komunal diharapkan dapat memberikan pinjaman yang mudah, cepat, namun dengan bunga yang adil dan bersahabat sekaligus menyediakan alternatif pendanaan bagi penyedia dana dengan bunga yang kompetitif dan resiko seminimal mungkin.

Anda dapat bergabung dengan Komunal sebagai pendana atau peminjam. Selain mendapatkan keuntungan, dengan bergabung bersama Komunal, anda juga akan berbagian untuk mengembangkan komunitas demi Indonesia yang lebih baik.

Komunal berkomitmen untuk menjaga keamanan informasi pribadi para anggota Komunal dengan berbagai upaya seperti enkripsi data, pembatasan akses staff Komunal, perlindungan firewall & antivirus, memilih server terkemuka dengan inspeksi dan back-up regular, dan upaya sekuritas keamanan lainnya. Untuk keterangan lebih lanjut, dapat melihat kebijakan privasi kami.

Pada saat proses registrasi sebagai pemberi pinjaman di portal Komunal, pemberi pinjaman akan diberikan perjanjian pemberi pinjaman yang dapat disetujui secara elektronik dengan memberikan tanda centang (tick mark) pada kotak centang (tick box). Tanda centang ini merupakan wujud kesepakatan menurut Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan merupakan bukti hukum yang sama sah-nya dengan tanda tangan basah atas persetujuan Anda menurut Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.

Step 1 – Pengajuan pinjaman dan mengirimkan kelengkapan dokumen

Step 2 – Komunal akan melakukan verifikasi dan Analisa kredit untuk menyetujui Pinjaman

Step 3 – Setelah Pinjaman disetujui, Calon peminjam akan mendapat notifikasi approval beserta detail dari pinjaman (tenor, jumlah yang disetujui, kredit rating, bunga, dll).

Step 4 - Jikalau calon peminjam setuju, proses pengumpulan dana akan dimulai

Step 5 – Setelah dana yang diperlukan terkumpul, tim Komunal akan mengirimkan notifikasi dan menghubungi calon peminjam untuk penandatanganan kontrak pinjaman secara langsung.

Step 6 – Setelah penandatanganan kontrak pinjaman, pinjaman akan disalurkan ke akun penerima pinjaman pada Hari Kerja berikutnya.

Anda dapat menghubungi kami melalui 3 cara, yaitu:

1. Email ke hello@komunal.co.id,

2. Live Chat di website Komunal yang aktif setiap hari kerja jam 09.00-16.00

3. Whatsapp ke nomor +6282140377707.

Untuk mempercepat proses verifikasi, pastikan Anda mengunggah foto KTP dan foto selfie dengan KTP sesuai ketentuan.



Berikut kriteria untuk syarat persetujuan foto KTP:

1. Pastikan foto ditempat yang memiliki cahaya yang cukup (terang).

2. Pastikan informasi pada KTP terlihat dengan jelas dan tidak terpotong.

3. Pastikan foto tidak buram dan blur.

4. Pada saat foto harus menggunakan KTP asli, bukan fotokopi atau hasil scan.



Berikut kriteria untuk syarat persetujuan foto selfie dengan KTP:

1. Pastikan foto ditempat yang memiliki cahaya yang cukup (terang).

2. Pada saat selfie KTP, pastikan seluruh wajah terlihat jelas dan tidak terpotong (seluruh bagian wajah terlihat dan KTP tidak menutupi bagian wajah) dan informasi pada KTP terlihat dengan jelas.

3. Foto tidak buram dan blur.

4. Pada saat foto harus menggunakan KTP asli, bukan fotokopi atau hasil scan.

Sesuai dengan ketentuan dari OJK, kini, rate ‘TKB90’ dapat Anda temukan pada bagian kanan atas platform Komunal. Tingkat Keberhasilan 90 atau disingkat TKB90 merupakan tingkat keberhasilan penyelenggara P2P Lending dalam memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam antara peminjam kepada pemberi dana dalam jangka waktu sampai dengan 90 hari sejak jatuh tempo. Rate TKB90 didapat dari perhitungan sebagai berikut: TKB90= 100% - NPL90 (kredit macet diatas 90 hari)
PT Komunal Finansial Indonesia
Jln. Greges No. 3A
Sawahan
Kec. Sawahan, Surabaya
Jawa Timur, 60251
+62 31 9924 3972
hello@komunal.co.id

Legalitas


Member Dari

DISCLAIMER RISIKO:

  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola, dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan, dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PT Komunal Finansial Indonesia merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Berdiri sebagai perusahaan yang telah diatur oleh dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, Perusahaan menyediakan layanan interfacing sebagai penghubung pihak yang memberikan pinjaman dan pihak yang membutuhkan pinjaman meliputi pendanaan dari individu, organisasi, maupun badan hukum kepada individu atau badan hukum tertentu. Perusahaan tidak menyediakan segala bentuk saran atau rekomendasi pendanaan terkait pilihan-pilihan dalam situs ini.

Isi dan materi yang tersedia pada situs KOMUNAL dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak dianggap sebagai sebuah penawaran, permohonan, undangan, saran, maupun rekomendasi untuk menginvestasikan sekuritas, produk pasar modal, atau jasa keuangan lainya. Perusahaan dalam memberikan jasanya hanya terbatas pada fungsi administratif.

Pendanaan dan pinjaman yang ditempatkan di rekening KOMUNAL adalah tidak dan tidak akan dianggap sebagai simpanan yang diselenggarakan oleh Perusahaan seperti diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan tentang Perbankan di Indonesia. Perusahaan atau setiap Direktur, Pegawai, Karyawan, Wakil, Afiliasi, atau Agen-Agennya tidak memiliki tanggung jawab terkait dengan setiap gangguan atau masalah yang terjadi atau yang dianggap terjadi yang disebabkan oleh minimnya persiapan atau publikasi dari materi yang tercantum pada situs Perusahaan.